16
Jun16

BNN KABUPATEN LUMAJANG BERI PENYULUHAN KE SEKOLAH DASAR

Ditulis oleh Sie Pencegahan pada Kamis, 16 Juni 2016 11:18 WIB. Dibaca: 1360 kali


Penyalahgunaan narkoba di negeri ini kian mengkhawatirkan karena telah menyerang segala usia, tak terkecuali usia pelajar sekolah dasar. Oleh karena itu, langkah pencegahan di usia dini mutlak harus dilakukan.

Salah satu langkah yang paling konkret adalah dengan menggencarkan kegiatan penyuluhan bahaya Narkoba untuk para pelajar di usia dini seperti yang sedang Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lumajang laksanakan ini.

Hal tersebut dikatakan Anang Subiyanto, selaku Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Lumajang dalam kegiatan sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di kalangan siswa siswi SDN Tempeh Lor I Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang, Kamis (9/6).

Adapun alasan dari mengambil SD sebagai sasaran penyuluhaan, ia menyatakan, karena memang, tingkat pelajar SD sudah rawan akan penyebaran narkoba yakni sebagai target dan sasaran para pengedar narkoba.

Memang sekarang tingkat pelajar sekolah dasar merupakan target dan sasaran para pengedar narkoba, karena narkoba yang ditawarkan itu sudah dalam bentuk makanan, minuman, permen, itu berbahaya, kata Anang.

Ia mengatakan, dalam kegiatan tersebut, dikonsentrasikan penyuluhan ke siswa SD kelas 5 dan 6, karena seusia mereka adalah usia peralihan dan pola pikirnya sudah bisa menangkap hal-hal yang ada disekitarnya.

Disini kita memberitahukan atau memberi pendidikan kepada siswa akan bahaya narkoba, dan berhati-hatilah setiap ada ajakan, penawaran makanan gratis, minuman gratis, dan menghimbau kepada pihak sekolah untuk lebih aktif pengawasan kepada siswa didiknya, ucap Anang.

Sukiswanto, selaku Kepala Sekolah SDN Tempeh Lor I mengungkapkan, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa-siswi karena dengan acara seperti ini dan penjelasan yang detail, siswa-siswi dapat mengenal berbagai macam jenis narkoba dan bahayanya, sehingga jangan sampai siswa menyalahgunakan narkoba.

Dengan adanya sosialisasi atau penyuluhan narkoba ke SD, mudah-mudahan siswa lebih bisa terpantau dalam berkegiatan di sekolah dan di rumah pun harus tetap ada perhatian ekstra dari orangtua, ungkapnya.  wahyudi