Cetak
PDF
07
Jun16

HEROISME UNTUK HUMANISME

Ditulis oleh Admin BNNK pada Selasa, 07 Juni 2016 12:09 WIB. Dibaca: 70 kali


Pondasi bangsa ini bisa kokoh tidak lepas dari peran penting para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi terciptanya sebuah kedaulatan. Sebagai generasi penerus bangsa, tentu anak muda jangan terlena dengan dinamika jaman yang terkadang menjerumuskan ke dalam lubang-lubang hitam kejahatan, imoralitas dan hal buruk lainnya.

Generasi saat ini menjadi pemegang tongkat estafet perjuangan para pendulunya. Perjuangan bisa dilakukan dalam berbagai dimensi sesuai dengan potensi dan kapabilitasnya masing-masing. Terkait dengan masalah bangsa saat ini, masalah narkoba telah menjadi ancaman yang cukup berat, di samping korupsi dan terorisme. Isu seperti ini harus ditangani dengan maksimal.

Dibutuhkan Spirit Kepahlawanan

Dalam penanganan masalah narkoba, semua pihak bisa berperan dan bisa memberikan kontribusi yang penting, sehingga dapat dikatakan, semua orang bisa menjadi hero sesuai dengan kapasitasnya.

Patut diakui di tengah masyarakat, masih banyak orang yang belum peduli tentang masalah ini. Sebagian besar masyarakat masih lebih banyak memikirkan hal lain, dan kadang masalah narkoba dipinggirkan. Padahal, efeknya sangat berbahaya, dan bisa menghancurkan sendi kehidupan keluarga hingga negara. Karena itulah, dibutuhkan sikap heroik dari masing-masing elemen bangsa untuk melawan narkoba.

Semua Bisa Jadi Pahlawan Anti Narkoba

Apa yang bisa dilakukan masyarakat? Menjawab hal ini, negara telah memberikan koridor tertentu untuk berperan aktif dalam menanggulangi masalah narkoba. Pertama, semua masyarakat dari latar belakang apapun dapat melakukan gerakan moral membangun kesadaran masyarakat untuk melek terhadap masalah narkoba melalui pencegahan.

Jika dilihat dari potensinya, maka seluruh unsur bisa melakukan banyak hal yang bernapaskan pencegahan. Pencegahan bisa dimulai dari diri sendiri dan lingkungan yang paling dekat dengan kita. Tidak usah jauh-jauh, dalam pertemuan lingkungan atau kegiatan nongkrong-nongkrong di pos ronda, semua orang bisa mengatakan betapa bahayanya narkoba. Jika kesadaran itu berlipat-lipat dan menjadi kesadaran kolektif maka perlahan akan menjadi penggerak untuk berbagai aksi yang lebih masif.

Jika seorang anggota masyarakat bisa melakukan hal ini, artinya bisa menjadi inisiator untuk menggebrak membuat masyarakat menjadi lebih melek akan bahaya narkoba, tentu ia telah melakukan gerakan besar. Belum lagi jika ia melakukan aksi lebih nyata seperti mengajak para pecandu untuk pulih atau mengantarkan langsung ke pusat rehabilitasi, dan membantu mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik, tentu tak salah jika sebuah kata pahlawan bisa disematkan.

Dalam koridor lainnya, masyarakat juga bisa menjadi mitra anggota penegak hukum untuk menindak para bandar narkoba. Apakah masyarakat ikut menggerebek? Tentu tidak, masyarakat bisa membantu petugas dengna memberikan akses informasi kepada para penegak hukum tentang segala kegiatan yang mencurigakan di lingkungannya.

Tak bisa disangkal, banyak pengungkapan kasus yang cukup besar berawal dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti oleh aparat. Jika hal ini berjalan dengan lancar, tak salah juga jika kita sematkan kata pahlawan pada masyarakat yang berani melapor dan berani membeberkan sebuah fakta yang meresahkan pada aparat penegak hukum.

Jadi, apakah Anda semua siap untuk jadi pahlawan anti narkoba?

 

Sumber : bnn.go.id

 

Indeks Artikel

PENGERTIAN TENTANG SHABU ATAU METAMFETAMIN

Kamis, 16 Juni 2016

Amfetamin ditemukan pada akhir 1900-an, namun  baru dipasarkan pada 1930-an, waktu Benzedrin     dik... Baca

HEROISME UNTUK HUMANISME

Selasa, 7 Juni 2016

Pondasi bangsa ini bisa kokoh tidak lepas dari peran penting para pahlawan yang telah mengor... Baca

PERAN ORANG TUA DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA

Selasa, 7 Juni 2016

Bagaimanakah peran dan tanggung jawab orang tua dalam mengatasi masalah penyalahgunaan narkoba ? Ke... Baca

ANCAMAN NARKOTIKA GOLONGAN III DISEKITAR KITA

Selasa, 7 April 2015

Artikel ini menjadi penting untuk penulis ulas di tengah-tengah publik dengan mempertimbangkan bah... Baca

Prinsip-prinsip Pencegahan Penyalahgunaan Zat (PGZ)

Sabtu, 20 Desember 2014

Pencegahan Penyalahgunaan Zat/Substance abuse (PGZ) Melihat masih tingginya prevalensi PGZ di Indo... Baca